Pengantar Sistem Informasi
Pendahuluan
Komputer telah digunakan untuk aplikasi bisnis sejak pertengahan tahun 1950an . sejak saat itu peranti keras maupun peranti lunak mendapat kemajuan yg dramatis, yang memungkinkan dinikmatinya manfaat pemrosesan computer oleh individual dan juga organisasi .
Komputer yang pertama kali dipasarkan secara luas adalah UNIVAC1, yang pertama kali dipasang di Biro Sensus AS (U.S Census Bureau) pada tahun 1951 dan kemudian di Generla Electric (GE) pada tahun 1954. International Business Machines (IBM) dengan cepat merespons dengan meluncurkan lini produk yang lengkap yang mengarah pada ciptakannya system/360 pada tahun 1960an komputer pertama yang mendukung banyak pengguna pada waktu yang bersamaan .
Aplikasi bisnis pertama melibatkan pengolahan transaksi-transaksi akuntansi . Sistem ini merupakan sistem virtual dimana ia mengolah dan menyimpan data yang mencerminkan sistem fisik perusahaan. Selain itu, perusahaan berkomunikasi dengan lingkungannya dan memiliki kemampuan pengendalian diri. Pada waktu yang kurang lebih bersamaan, pengolah kata memperkenalkan sekumpulan aplikasi yang pada akhirnya menjadikan konsep kantor virtual menjadi kenyataan. Langkah besar berikutnya adalah penyempurnaan konsep SIM untuk menghasilkan satu kelasa sistem yang disebut dengan sistem pendukung pengambilan keputusan (decision support system-DSS). Yang ditujukan bagi manajer secara spesifik dan masalah-masalah tertentu.
Masa depan teknologi informasi menunjukkan adanya kelangsungan tren kearah penyusutan ukuran dan peningkatan mobilitas. Perusahaan-perusahaan pembuat computer sedang mempertimbangkan alat-alat seperti Keyboard yang berbentuk proyeksi cahaya pada suatu permukaan daftar dan sebuah pena digital yang mampu meningkat apa yang kita tulis . Bergerak (mobile), nirkabel, kecil dan tidak mahal adalah kata-kata yang meggambaran teknologi informasi saat ini. Di masa depan anda akan dapat mengakes teknologi informasi dimana saja dan kapan saja .
SEJARAH SISTEM IFORMASI
Tinjauan mengenai sejarah sistem infromasi menckup peninjauan kembali pada bagaimana peranti keras telah mengalami evolusi dan bagaimana penerapannya dari waktu ke waktu. Dalam kurun waktu setengah abad sejak computer digital untuk tujuan umum pertama kali dipasang disebuah organisasi bisnis, peranti keras telah mengalami berlipat-lipat kali kenaikan kecepatan dan kapasistas yang juga disertai dengan pengurangan ukuran secara dramatis. Dalam waktu yang sama, aplikasi kmputer juga telah mengalami evolusi dari yang sebelumnya digunakan untuk mengolah trasaksi akuntansi secara sederhana, menjadi sistem yang dirancang untuk mendukung manajer dan pemecah maalah lainnya .
Evolusi Peranti Keras Komputer
Komputer yang kita kenal sekarang dapat diacak kembali ke sebuah mesin yang diebut Electronc Numerical Intergrator and Calculator-ENIAC, yang dikembangkan pada tahun 1946 oleh John W. Mauchly dan J Presper Eckert dan dua orang insinyur di University Of Penssylvania. ENIAC adalah pendahulu dari UNIVA 1 Remingtond Rand yang merupakan computer otomatis Universal yang pertama kali dipasarkan secara luas.
Istilah Mainframe masih digunakan hingga saatn ini, namun kini dipergunakan untuk menggambarkan computer-komputer besar yang letaknya tersentralisasi yang biasanya dpertemukan di organisasi-organisasi beesar.
Meskipun IBM bukan merupakan pembuat computer yang pertama, IBM tidak membutuhkan waktu lama sebelum menjadi yang terdepan didalam indutri ini. Pada akhir tahun 1095-an, IBM telah memiliki lini produk penuh, dan dipertengahan tahun 1960-an, perusahaan ini merevolusikan industry computer dengan memperkenalkan lini computer IBM System/360.
Komputer-komputer ini adalah computer pertama yang sekaligus melakukan berbagai tugas yang diminta oleh beberapa orang pengguna. Meskipun prosesor sebuah komputer biasanya melakukan tugas satu per satu , istilah multitasking mengacu pada fakta bahwa lebih dari satu orang pengguna akan terlihat bekerja menggunakan computer dalam waktu yang bersamaan.
Komputer Berukuran Lebih Kecil
Selama tahun-tahun awal komputasi, dikebanyakan perusahaan departemen computer memonopoli computer. Para pengguna tidak dipergunakan untuk mengakses computer, yang disimpan disebuah fasilitas komputasi. Para penggun harus mengomunikasikan kebutuhan informasinya kepadaspesialis informasi (information specialist) karyawan yang memiliki tanggung jawab penuh dalam pengembangan dan pengoprasian sistem informasi. Contoh spesialis informasi adalah analisis sistem, pemrograman (programmer), administrator basis data (database), spesialis jaringan, dan Webmaster.
PENGANTAR ARSITEKTUR KOMPUTER
Ketika seseorang memikirkan computer, mereka serig kali memikirkan sekumpulan prosesor computer dan alat alat input dan output. Inti dai sebuah computer adalah prosesornya. Prosesor, yang dikendalikan oleh sebuah sistem operasi Windows XP, mengelola alat input dan output, alat penyimpanan data, dan operasi atas data. Unit Pemrosesan Sentral (Central Processing Unit-CPU) menendalikan seluruh komponen lain. Memori Akses Acak (Random Access Memory-RAM) bertindak sebagai tempat kerja seentara bagi CPU semakin besar are kerja, maka akan semakin cepat CPU menyelesaikan tugas tugasnya.
PENGANTAR ARSITEKTUR KOMUNIKASI
Komunikasi dibatasi oleh adanya fakta diprioritaskannya komunikasi telepon antara manusia. Standar dan prosedur komunikasi telepon tidak pernah dimaksudkan untuk mengakomodasi komunikasi digital yang sangat cepat yang dibutukan antarkomputer. Modem adalah sebuah alat peranti keras yang memodulasi sinyal digital dari sebuah computer (baik itu mati atau hidup, seperti sebuah saklar) kedalam sinyal analog (suatu gelombang kontinu, misalnya bunyi suara) dan sebaliknya.
Komunikasi antarkomputer yang tidak mempergunakan sistem telepon public biasanya akan jauh lebih cepat. Standar komunikasi langsung seperti ini mulai dikembangkan setelah standar sistem telepon public selesai dikembangkan. Kini, computer dapat berkomunikasi melalui jaringan nirkabel.
Sistem Informasi Manajemen
Dengan telah terbentuk dan berjalannya sistem pemrosesan transaksi, baik spesialis informasi perusahan maupun produsen computer ingin terus melanjutkan peningkatan dalam atifitas komputasi, sehingga mereka mencari area-ara aplikasi yang baru. Sistem informsi kemudian dirancang ulang sehingga sistem tersebut dapat lebih sesuai dengan kebutuhan para manajer. Sistem-sistem seperti ini pada akhirnya mencapai kemapanan sebagai area apliikasi computer yang pertama. Para pengguna SIM biasanya terdiri atas entitas-entitas organisasi formal perusahaan atau sub-unit anak perusahaanny. Informasi yang dijlaskan oleh SIM menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya dilihat dari apa yang telah terjadi dimasa lalu, apa yang sedang tea pa yang kemungkina kan terjadi, dan apa yang kemungkinan akan terjadi dimasa depan. SIM akan meghasilkan ini melalui penggunaan dua jenis peranti lunak.
-peranti lunak pembuat laporan (report-writing software) yang menghasilkan laporan berkala maupun laporan khusus. Laporan berala dikodekan dalam suatu bahasa program dan disiapkan sesuai jadwal tertentu.laporan khusus, yang sering disebut pula laporan ad hoc, sebagai tanggapan atas kebutuhan informasi yang tidak diantisipasi sebelumnya. Sistem manajemen basis data dewasa ini memiliki fitur –fitur yang dengan cepat membuat laporan sebagai respons atas permintaan akan data atau informasi tertentu.
-model matematis menghasilkan informasi sebagai hasil dari suatu simulasi atau operasi perusahaan. Model-model matematis yang menggambarkan operasi perusahaan dapat ditulis menggunakan semua jenis bahasa pemrograman. Akan tetapi, bahasa-bahasa pemodelan khusus dapat menjadikan tugas ini menjadi lebih mudah dan lebih cepat untuk dilakukan,
Output informasi yang dihasilkan akan digunakan oleh pihak-pihak yang akan memcahkan masalah (baik manajer maupun kalangan professional) dalam mengambil keputusan guna memecahkan masalah.
Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (Decision Support System)
Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (Decision Support System-DSS) adalah suatu sistem yang membantu seorang manajer atau sekelompok kecil manajer memecahkan saatu masalah. Satu contoh adalah DSS yang dirancang untuk membantu seorang manajer penjualan menentukan tingkat komisi terbaik bagi para tenaga penjualannya. DSS mengambil pendekatan jarak jauh dalam memecahkan masalah, berbeda dengan SIM yang mengambil pendekatan jarak dekat dengan memberikan informasi bagi sekelompok besar pencari pemecahan masalah dalam memecahkan tentang masalah yang luas.
Output DSS awalnya dihasilkan dari suatu basis data relasional dan mecakup laporan berkala dan khusus serta ouput dari model-model matematis. Berikutnya ditambahkan kemampuan dukungan keputusan kelompok melalui peranti lunak yang berorientasi pada kelompok yang disebutgroupware. Groupware memungkinkan DSS bertindak sebagai suatu sistem pendukung pengambila keputusan kelompok (group decision support system-GDSS)
PENGGUNA SISTEM INFORMASI
Pengguna pertama output computer adalah para karyawan administrasi dibidang akuntansi. Beberapa informasi, seperti yang dihasilkan sebagai produk sampingan dari aplikasi akuntansi, juga tersedia bagi para manajer. Ketika peusahaan menerapkan konsep SIM, penekanan akan bergeser dari data menuju ke informasi dan dari karyawan administrasi ke pemecahan masalah. Meskipun istilah sistem informasi manajemen terdengar kebalikannya, manajer bukanlah satu-satunya pemilik SIM, nonmaanajer dan staf profesionl menggunakan pula hasil outputnya.
PERANAN INFORMASI DALAM PEMECAHAN MANAJEMEN
Berkata bahwa pemecahan masalah adalah aktivitas terpenting yang dilakukan seorang manajer merupakan suatu gambaran yang terlalu disederhanakan. Pekerjaan ini jauh lebih rumit daripada hanya sekedar pemecahan masalah saja. Aktivitas-aktivitas lain, seperti komunikasi, juga sama pentingnya. Akan tetapi, adalah aman jika dikatakan bahwa pemecahan masalah merupaka salah satu aktivitas utama yang sering kalimenentukan berhasil atau tidaknya karier manajemen.
Sumber : Raymond MacLeod, Jr.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar